Kontes Lomba Video Drone – Lomba kompetisi video drone yang diadakan saat acara anniversary Green Pramuka Square resmi diumumkan. Bagi siapa saja yang ingin mengikuti lomba ini ada syarat dan ketentuan yang berlaku, dengan jadwal pengiriman video paling lambat tanggal 25 November 2019. Periode berlangsungnya lomba video drone berlaku mulai Oktober hingga November 2019.

Lomba Drone Salah Satu Cara Mengikuti Perkembangan Zaman dan Teknologi

Lusida Sinaga sebagai kepala bagian komunikasi Green Pramuka City menyampaikan bahwa kegiatan lomba berkaitan dengan misi GPC untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi sehingga perusahaan pun  mengalami kemajuan. Khususnya dalam hal-hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat umum.

Lusida juga menyebutkan bahwa kontes lomba drone sengaja dibuat sebagai bentuk dukungan kepada rekan-rekan dari komunitas drone agar terus menghasilkan berbagai karya. Bukan Lusida saja yang mendukung acara ini, tetapi pakar sinematografi  dan filmmaker bernama Bram Aditya saat itu ditunjuk sebagai salah satu dewan juri juga ikut memberi dukungan. Bahkan dia memberi dukungan penuh atas terjalinnya kolaborasi antara Green Pramuka City dengan Skygrapher.id.

Kriteria Pemenang Lomba Kompetisi Drone

Bram menyebutkan bahwa dia berharap agar kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga nantinya komunitas yang menyukai drone memiliki tempat tersendiri di masyarakat. Dari sekian banyak karya peserta yang telah diterima dan dilihat langsung olehnya dari panitia. Semuanya diseleksi dengan ketat oleh para dewan juri. Dan tentu yang dinyatakan sebagai pemenang ialah yang membuat karya dengan berkualitas terbaik.

Salah satu kriteria yang dilihat oleh konsumen, dan ini kriteria dasar yaitu sinematografi lengkap dengan story telling serta pesan yang ingin disampaikan bisa tersampaikan dengan benar dan baik. Setidaknya apa yang ingin disampaikan oleh pembuat karya, bisa dimengerti oleh dewan juri atau siapa saja yang melihat konten tersebut. Gelar pemenang akan didapatkan oleh pemilik karya yang menghasilkan karya yang sangat berbeda diantara banyak karya yang masuk.

Bram juga berharap agar acara ataupun lomba yang digelar oleh Green Pramuka City bisa menjadi teladan ataupun kegiatan positif yang bisa dicontoh oleh organisasi, komunitas atau penyelenggara yang lain. Agar jika ingin mengoperasikan drone khususnya di daerah Jakarta, pihak yang terlibat bisa patuh pada aturan yang berlaku.

Harus Patuhi Aturan Pengoperasian Drone

Bagi yang belum tahu mengenai peraturannya, maka sebelum itu jangan mengoperasikan dulu. Peraturan tersebut bisa dibaca langsung khususnya mengenai penggunaan pesawat udara drone dicantumkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 90 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak diterbitkan pada 21 Mei 2015.

Tentunya dalam menyelenggarakan acara ini, Green Pramuka City sudah mendapat izin dari Airnav sebagai institusi yang memiliki kewenangan dalam mengatur lalu lintas udara yang berjalan di Indonesia.

Lusida juga menyampaikan bahwa melalui acara ataupun kontes lomba yang digelar Green Pramuka City dapat membangun dan meningkatkan kreativitas para anak-anak muda Indonesia. Lusida sebagai bagian dari Green Pramuka City mengaku memberi dukungan penuh atas terselenggaranya acara ini. Juga bagi komunitas ataupun yang memiliki hobi yang lainnya  untuk terus berkarya, menghasilkan berbagai kreatifitas untuk menghasilkan dan memberi dampak positif kepada masyarakat atau lingkungan sekitar.

Inilah yang membuat banyak anak muda bersemangat untuk mengikuti lomba ini. Selain hadiahnya menarik, atmosfer kompetisinya juga sangat terasa sehingga sangat menarik untuk siapa saja.

Recommended Posts